KUMPULAN KKTP Untuk Jenjang SD dan MI KURIKULUM MERDEKA

Untuk teman teman yang ingin ingin mendapatkan web hosting murah terbaik, bisa hubungi kami ya!!

KUMPULAN KKTP Untuk Jenjang SD dan MI KURIKULUM MERDEKA – Dapatkan kumpulan KKTP SD/MI berbasis Kurikulum Merdeka untuk menciptakan pendidikan inklusif dan merdeka. Pelajari panduan komprehensif dalam merancang pembelajaran yang mendukung kebebasan berpikir, kreativitas, dan pengembangan potensi setiap siswa.

Kurikulum Merdeka adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan berpusat pada siswa.

Dalam Kurikulum Merdeka, siswa didorong untuk menjadi aktor utama dalam proses belajar-mengajar, dengan membangun kreativitas, inisiatif, dan kemampuan berpikir kritis.

Pendekatan ini bertujuan untuk membebaskan siswa dari pembelajaran yang kaku dan menekankan pentingnya menghargai perbedaan setiap individu.

KKTP (Kegiatan Kreatif dan Produktif) merupakan salah satu komponen utama dalam Kurikulum Merdeka. KKTP dirancang untuk menggantikan mata pelajaran keterampilan hidup di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah.

Melalui KKTP, siswa diajak untuk belajar melalui kegiatan yang kreatif, seperti seni, kerajinan tangan, dan berbagai aktivitas produktif lainnya.

Tujuan utama KKTP adalah mengembangkan potensi siswa dalam berbagai bidang, memperkenalkan berbagai keterampilan praktis, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini.

Postingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang KKTP SD/MI berbasis Kurikulum Merdeka.

Dengan menguraikan konsep Kurikulum Merdeka dan pentingnya pendekatan inklusif dalam pendidikan, kita dapat memahami bagaimana KKTP dapat menjadi sarana untuk mencapai tujuan ini.

Melalui panduan langkah demi langkah dalam mengimplementasikan KKTP, pembaca diharapkan dapat mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan praktis siswa, sambil menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan merdeka di sekolah-sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Indonesia.

Download KKTP SD/MI Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6

Silahkan bagi teman teman yang ingin mendapatkan KKTP untuk jenjang sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah mulai kelas 1 sampai kelas 6, silahkan download filenya dalam tabel berikut ini:

File Name
KKTP SD Kelas 1
KKTP SD Kelas 2
KKTP SD Kelas 3
KKTP SD Kelas 4
KKTP SD Kelas 5
KKTP SD Kelas 6

Nah, itu tadi kumpulan file yang bisa teman teman dapatkan.

Selanjutnya mari kita ulas lebih dalam apa itu KKTP dan kurikulum merdeka dalam pembahasan beberapa point berikut ini.

Apa itu Kurikulum Merdeka?

A. Pengertian Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka merupakan sebuah pendekatan pendidikan yang mendasarkan pembelajaran pada kebebasan, inklusivitas, dan pengembangan potensi individu. Kurikulum ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang memberdayakan siswa, sehingga mereka dapat menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan mandiri.

Karakteristik Kurikulum Merdeka:

1. Berpusat pada Siswa: Dalam Kurikulum Merdeka, siswa ditempatkan sebagai pusat dari proses pembelajaran. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendukung dan membimbing siswa dalam mengeksplorasi dan mengembangkan potensi mereka.

2. Kebebasan Berpikir: Siswa diberi kebebasan untuk mengemukakan pendapat, bertanya, dan mempertanyakan hal-hal yang mereka temui dalam proses pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk mendorong berpikir kritis dan kreatif.

3. Integrasi Mata Pelajaran: Kurikulum Merdeka mengedepankan pendekatan holistik dengan mengintegrasikan berbagai mata pelajaran. Sebagai contoh, dalam sebuah proyek, siswa dapat menggabungkan pengetahuan dari beberapa mata pelajaran secara bersamaan.

4. Fokus pada Keterampilan: Lebih dari sekadar menghafal fakta, Kurikulum Merdeka menekankan pada pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas.

B. Filosofi dan Tujuan dari Kurikulum Merdeka

Filosofi dari Kurikulum Merdeka adalah memberikan kebebasan kepada setiap siswa untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi mereka. Tujuan utamanya adalah menciptakan individu yang memiliki kemandirian, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk beradaptasi dalam berbagai situasi kehidupan.

Tujuan Kurikulum Merdeka diantaranya:

1. Pengembangan Potensi: Kurikulum Merdeka bertujuan untuk menggali potensi terbaik dari setiap siswa. Melalui berbagai kegiatan kreatif dan produktif, siswa dapat menemukan dan mengembangkan minat serta bakat mereka.

2. Menghadapi Tantangan: Siswa diajarkan untuk menjadi tangguh dan mampu menghadapi tantangan. Mereka didorong untuk berani mencoba hal baru dan tidak takut menghadapi kegagalan.

3. Membangun Karakter Unggul: Dalam Kurikulum Merdeka, pembentukan karakter yang unggul menjadi fokus utama. Siswa diajarkan untuk memiliki etika, empati, rasa tanggung jawab, dan integritas.

4. Persiapan untuk Masa Depan: Kurikulum Merdeka bertujuan untuk menyediakan siswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja di masa depan.

C. Keunggulan dan Manfaat Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan

1. Meningkatkan Motivasi Belajar: Dengan mengedepankan pendekatan inklusif dan kreativitas, Kurikulum Merdeka dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Mereka merasa lebih termotivasi karena merasa dihargai dan diakui potensinya.

2. Mengembangkan Kreativitas dan Inovasi: Kurikulum Merdeka mendorong siswa untuk berpikir out-of-the-box dan menemukan solusi kreatif atas masalah-masalah yang dihadapi.

3. Merangsang Keingintahuan: Dengan kebebasan untuk bertanya dan bereksplorasi, siswa menjadi lebih ingin tahu dan aktif dalam mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam benak mereka.

4. Membentuk Karakter Mulia: Kurikulum Merdeka membantu membentuk karakter mulia siswa, seperti integritas, empati, dan rasa tanggung jawab, yang sangat berarti dalam membentuk pribadi yang unggul.

5. Meningkatkan Keterampilan Abad ke-21: Dalam Kurikulum Merdeka, siswa dilatih dengan berbagai keterampilan yang relevan dengan tuntutan zaman sekarang dan masa depan, seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi yang efektif.

Kurikulum Merdeka menawarkan banyak keunggulan dan manfaat bagi siswa, guru, dan masyarakat secara keseluruhan. Dengan pendekatan ini, pendidikan diharapkan dapat menjadi sarana yang kuat dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing untuk masa depan yang lebih cerah.

Peran KKTP dalam Kurikulum Merdeka

A. Pengertian KKTP (Kegiatan Kreatif dan Produktif)

KKTP (Kegiatan Kreatif dan Produktif) merupakan salah satu komponen utama dalam Kurikulum Merdeka. KKTP adalah kegiatan pembelajaran yang menekankan pada aspek kreativitas, inovasi, dan penerapan pengetahuan dalam kehidupan nyata. Melalui KKTP, siswa diberikan kesempatan untuk belajar secara praktis, aktif, dan bermakna.

B. Mengapa KKTP Penting dalam Pendekatan Kurikulum Merdeka

1. Pembelajaran Berpusat pada Siswa: KKTP menempatkan siswa sebagai subjek utama pembelajaran. Dalam kegiatan ini, siswa aktif terlibat dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil dari kegiatan kreatif dan produktif yang mereka lakukan. Dengan demikian, siswa memiliki peran aktif dalam mengembangkan potensi dan minat mereka.

2. Menggali dan Mengembangkan Bakat: Melalui KKTP, siswa dapat mengeksplorasi dan mengembangkan bakat dan minat mereka di berbagai bidang, seperti seni, kerajinan, pertanian, teknologi, dan lainnya. Hal ini membantu siswa menemukan potensi diri yang unik dan memberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan khusus yang mereka miliki.

3. Memupuk Jiwa Kewirausahaan: Dalam proses KKTP, siswa dilatih untuk berpikir kreatif, menciptakan sesuatu yang bernilai, dan berani mencoba hal baru. Semangat kewirausahaan ini sangat penting untuk membekali siswa dengan keterampilan beradaptasi di dunia kerja dan dalam memahami kebutuhan masyarakat.

4. Integrasi Antarmata Pelajaran: KKTP dapat mengintegrasikan berbagai mata pelajaran secara sinergis. Sebagai contoh, siswa dapat belajar tentang ekologi melalui kegiatan bercocok tanam atau memahami matematika melalui aktivitas merancang kerajinan.

C. Manfaat KKTP dalam Mengembangkan Potensi Siswa

1. Pengembangan Keterampilan Praktis: Melalui KKTP, siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan beragam keterampilan praktis, seperti menggambar, membuat kerajinan, menanam tanaman, atau menggunakan teknologi. Keterampilan ini berguna dalam kehidupan sehari-hari dan membekali siswa untuk masa depan yang lebih baik.

2. Meningkatkan Kreativitas: Dalam KKTP, siswa diberikan ruang untuk berkreasi dan mengekspresikan ide-ide mereka dengan cara yang berbeda-beda. Hal ini merangsang kreativitas dan imajinasi siswa.

3. Memupuk Kepercayaan Diri: Ketika siswa berhasil menyelesaikan tugas-tugas KKTP dan melihat hasil karyanya, kepercayaan diri mereka meningkat. Mereka merasa bangga atas prestasi yang telah mereka capai.

4. Mendorong Kolaborasi: KKTP sering kali melibatkan kerja sama antar siswa, sehingga mendorong kolaborasi dan kemampuan bekerja dalam tim. Siswa belajar untuk menghargai perbedaan pandangan dan belajar dari orang lain.

5. Mengembangkan Jiwa Kewirausahaan: Melalui KKTP, siswa diajarkan tentang nilai kerja keras, inovasi, dan ketekunan dalam mencapai tujuan. Semangat kewirausahaan ini menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan di masa depan.

KKTP memiliki peran sentral dalam Kurikulum Merdeka karena mengaktifkan siswa dalam pembelajaran, mengembangkan kreativitas, dan membekali mereka dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan KKTP, pendekatan Kurikulum Merdeka dapat berjalan dengan lebih efektif, menciptakan pendidikan yang inklusif dan memberdayakan setiap siswa untuk meraih potensi terbaik mereka.

Tips Implementasi KKTP dalam Kurikulum Merdeka

A. Pemahaman Mendalam tentang Kurikulum Merdeka

1. Mengenal Konsep Dasar Kurikulum Merdeka Sebelum mengimplementasikan KKTP, penting untuk memahami konsep dasar dari Kurikulum Merdeka dengan baik. Guru dan pengelola sekolah harus mempelajari panduan dan materi terkait Kurikulum Merdeka yang telah ditetapkan oleh otoritas pendidikan. Memahami filosofi, tujuan, dan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka akan membantu dalam merancang dan melaksanakan KKTP dengan lebih efektif.

2. Menyadari Manfaat Pendekatan Inklusif dalam Pembelajaran Guru perlu menyadari betapa pentingnya pendekatan inklusif dalam pembelajaran. Memahami keberagaman siswa dan memperlakukan mereka secara adil dan setara akan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Guru harus siap mendukung setiap siswa dengan memfasilitasi gaya belajar mereka yang berbeda-beda dan memberikan kesempatan bagi semua siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran.

B. Identifikasi Minat dan Potensi Siswa

1. Melakukan Observasi untuk Mengenali Minat Siswa Guru perlu melakukan observasi terhadap siswa untuk mengenali minat dan bakat mereka. Observasi dapat dilakukan melalui interaksi sehari-hari dengan siswa, pengamatan terhadap kegiatan mereka di luar kelas, atau melalui percakapan informasi dengan siswa dan orang tua.

2. Menggunakan Pendekatan yang Beragam untuk Menemukan Potensi Siswa Selain observasi, guru juga dapat menggunakan berbagai pendekatan untuk menemukan potensi siswa. Misalnya, dengan mengadakan kegiatan eksplorasi dan percobaan di berbagai bidang seperti seni, musik, pertanian, atau teknologi. Hal ini akan membantu mengidentifikasi minat dan bakat siswa yang mungkin belum terlihat sebelumnya.

C. Rencanakan KKTP yang Variatif

1. Memilih Tema dan Topik yang Menarik Guru perlu merencanakan KKTP dengan memilih tema dan topik yang menarik bagi siswa. Tema yang menarik akan membuat siswa lebih termotivasi dan antusias dalam mengikuti kegiatan KKTP. Selain itu, guru juga harus mempertimbangkan keterkaitan tema dengan pembelajaran di kelas.

2. Mencakup Berbagai Bidang Kreativitas dan Produktivitas KKTP harus dirancang dengan mempertimbangkan berbagai bidang kreativitas dan produktivitas. Guru dapat mengintegrasikan seni, musik, kerajinan, pertanian, teknologi, dan bidang lain yang relevan dengan minat dan potensi siswa. Memperluas cakupan KKTP akan memberikan kesempatan bagi semua siswa untuk menemukan dan mengembangkan bakat mereka.

D. Fasilitasi dan Dukungan

1. Mendukung Siswa dalam Mengembangkan KKTP Guru harus menjadi fasilitator yang mendukung siswa dalam mengembangkan KKTP mereka. Memberikan panduan, materi referensi, dan sumber daya yang dibutuhkan akan membantu siswa merancang dan melaksanakan kegiatan KKTP dengan lebih baik.

2. Memberikan Bimbingan dan Motivasi Guru harus memberikan bimbingan dan motivasi kepada siswa dalam menghadapi tantangan dalam mengembangkan KKTP. Mendorong siswa untuk berani mencoba dan tidak takut berinisiatif akan membantu mereka mengatasi rintangan dan mencapai hasil yang baik.

E. Evaluasi dan Pengembangan

1. Melakukan Evaluasi Berkala terhadap Hasil dan Perkembangan Siswa Evaluasi berkala terhadap hasil dan perkembangan siswa dalam mengembangkan KKTP sangat penting. Guru harus mengamati kemajuan siswa dan menilai sejauh mana KKTP telah mencapai tujuan yang ditetapkan.

2. Menyempurnakan KKTP Berdasarkan Evaluasi yang Dilakukan Berdasarkan hasil evaluasi, guru harus bersedia untuk menyempurnakan KKTP dan membuat perbaikan jika diperlukan. Proses ini akan membantu meningkatkan kualitas KKTP dan meningkatkan manfaatnya dalam mengembangkan potensi siswa.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, guru dapat sukses dalam mengimplementasikan KKTP dalam Kurikulum Merdeka. KKTP menjadi sarana yang efektif dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif dan merdeka, sehingga setiap siswa dapat mengembangkan kreativitas, inovasi, dan keterampilan praktis untuk masa depan yang lebih baik.

Contoh KKTP SD/MI Berbasis Kurikulum Merdeka

A. KKTP dalam Bidang Seni dan Kreativitas

KKTP: Pembuatan Karya Seni Mural Kolaboratif

Kegiatan ini mengajak siswa untuk berkolaborasi dalam menciptakan mural seni yang menghiasi dinding sekolah. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas mereka dengan menggambar dan mewarnai bagian mural. Dalam prosesnya, siswa belajar tentang seni, estetika, serta kerjasama dalam tim.

Materi dan Sumber Daya:

  • Cat air, pensil warna, kuas, dan alat lukis lainnya
  • Lembaran kanvas atau kertas ukuran besar
  • Foto referensi dan contoh karya seni mural

Tujuan Pembelajaran:

  • Mengembangkan kreativitas siswa dalam seni rupa
  • Meningkatkan keterampilan kolaborasi dalam bekerja dalam tim
  • Memperindah lingkungan sekolah dengan karya seni siswa sendiri

B. KKTP dalam Bidang Teknologi dan Inovasi

KKTP: Pengembangan Aplikasi Sederhana dengan Coding

Kegiatan ini memperkenalkan siswa pada dasar-dasar coding dengan bahasa pemrograman yang mudah dipahami. Siswa akan diajak untuk merancang dan mengembangkan aplikasi sederhana, seperti permainan atau kalkulator, yang dapat dijalankan di komputer atau perangkat mobile.

Materi dan Sumber Daya:

  • Perangkat komputer atau laptop
  • Akses ke platform pembelajaran coding seperti Scratch atau Blockly
  • Contoh aplikasi sederhana untuk dijadikan referensi

Tujuan Pembelajaran:

  • Memperkenalkan dasar-dasar coding dan bahasa pemrograman kepada siswa
  • Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan logika
  • Mengembangkan keterampilan dalam menghasilkan inovasi teknologi

C. KKTP dalam Bidang Pertanian dan Lingkungan

KKTP: Urban Farming di Sekolah

Kegiatan urban farming mengajak siswa untuk mengembangkan pertanian skala kecil di sekolah. Siswa akan memilih tanaman yang sesuai dengan lingkungan sekolah dan merancang taman pertanian dengan metode ramah lingkungan. Dalam prosesnya, siswa akan belajar tentang pertanian, ekologi, dan keberlanjutan.

Materi dan Sumber Daya:

  • Lahan kosong atau wadah bertanam seperti pot atau ember
  • Tanah subur, pupuk organik, dan benih tanaman
  • Informasi tentang pertanian berkelanjutan dan metode bercocok tanam di perkotaan

Tujuan Pembelajaran:

  • Mengenalkan konsep pertanian berkelanjutan dan keberlanjutan
  • Mengajarkan siswa tentang proses bercocok tanam dan perawatan tanaman
  • Menumbuhkan kesadaran lingkungan dan tanggung jawab terhadap alam

Dengan contoh-contoh KKTP dalam berbagai bidang tersebut, Kurikulum Merdeka dapat diwujudkan dalam pendidikan yang inklusif dan memberdayakan. KKTP memungkinkan siswa untuk mengembangkan potensi unik mereka dan meraih pembelajaran yang lebih bermakna, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan dengan lebih percaya diri dan kreatif.

Kesimpulan

Kesimpulan dari implementasi KKTP (Kegiatan Kreatif dan Produktif) dalam Kurikulum Merdeka adalah pendekatan ini memberikan manfaat besar dalam pembelajaran di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Melalui KKTP, siswa dapat mengembangkan kreativitas, inovasi, serta keterampilan praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, KKTP juga mendorong kolaborasi, pemahaman tentang keberagaman, dan semangat kewirausahaan sejak dini.

Dengan adanya KKTP, siswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka di berbagai bidang, seperti seni, teknologi, pertanian, dan lainnya. KKTP juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif, di mana setiap siswa merasa dihargai dan diakui potensinya.

Dalam rangka menerapkan KKTP secara efektif, guru dan pengelola sekolah perlu memahami konsep dasar Kurikulum Merdeka dan pentingnya pendekatan inklusif dalam pendidikan. Identifikasi minat dan potensi siswa juga menjadi langkah penting dalam merencanakan dan melaksanakan KKTP yang variatif dan bermakna.

Dengan demikian, KKTP merupakan instrumen yang kuat dalam mewujudkan pendidikan yang merdeka, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa. Dengan berfokus pada kreativitas dan kolaborasi, KKTP dapat membawa perubahan positif dalam pembelajaran di tingkat SD/MI, menjadikan siswa siap menghadapi masa depan dengan penuh percaya diri dan kesiapan.

FAQS

Berikut adalah FAQ tentang Kurikulum Merdeka:

Apa itu KKTP dalam Kurikulum Merdeka?
KKTP (Kegiatan Kreatif dan Produktif) dalam Kurikulum Merdeka adalah salah satu komponen pembelajaran yang menekankan pada pembelajaran berbasis pengalaman dan kegiatan praktis. KKTP bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan keterampilan praktis siswa melalui kegiatan yang beragam dan relevan dengan minat mereka.

Apakah KKM sama dengan KKTP?
Tidak, KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dan KKTP adalah dua hal yang berbeda. KKM adalah tingkat pencapaian minimal yang harus dicapai siswa dalam suatu mata pelajaran, sedangkan KKTP adalah kegiatan pembelajaran yang menekankan pada aspek kreatif dan produktif dalam Kurikulum Merdeka.

Apa yang dimaksud dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran?
Kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran adalah standar atau ukuran yang digunakan untuk menilai sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Kriteria ini membantu menentukan apakah siswa telah mencapai pencapaian yang diharapkan dalam pembelajaran.

Perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka terdiri dari apa saja?
Perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka mencakup berbagai komponen, seperti RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), silabus, buku pegangan siswa, dan materi pembelajaran yang berbasis pada KKTP dan kriteria pencapaian tujuan pembelajaran.

Apakah masih ada KKM di Kurikulum Merdeka?
Tidak, Kurikulum Merdeka tidak lagi menggunakan KKM. Sebagai gantinya, Kurikulum Merdeka berfokus pada pengembangan potensi siswa melalui KKTP dan mengukur pencapaian berdasarkan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.

Apakah perbedaan yang paling mendasar antara KKM dengan kriteria pencapaian tujuan pembelajaran?
Perbedaan mendasar antara KKM dan kriteria pencapaian tujuan pembelajaran terletak pada pendekatan dan pengukuran. KKM menetapkan tingkat pencapaian minimal dalam suatu mata pelajaran, sementara kriteria pencapaian tujuan pembelajaran lebih terfokus pada pencapaian tujuan pembelajaran yang mencakup berbagai aspek, termasuk keterampilan dan sikap.

Apa pengganti KKM pada Kurikulum Merdeka?
Pada Kurikulum Merdeka, pengganti KKM adalah kriteria pencapaian tujuan pembelajaran. Kriteria ini lebih holistik dan mengakomodasi beragam aspek pembelajaran untuk mengukur pencapaian siswa.

Bagaimana cara menentukan KKM yang benar?
Menentukan KKM yang benar melibatkan berbagai faktor, termasuk standar kompetensi, kurikulum sekolah, dan karakteristik siswa. KKM harus mencerminkan tingkat pencapaian yang realistis dan dapat dicapai oleh sebagian besar siswa.

Standar KKM apa?
Standar KKM bervariasi di setiap negara dan dapat berbeda antar wilayah atau tingkatan pendidikan. Standar KKM biasanya mencakup indikator pencapaian minimum untuk setiap mata pelajaran dan tingkat sekolah.

Apa saja kriteria yang harus dipenuhi dalam merumuskan tujuan pembelajaran?
Dalam merumuskan tujuan pembelajaran, kriteria yang harus dipenuhi termasuk spesifik, terukur, tercapai, relevan, dan dapat diukur. Tujuan pembelajaran harus jelas dan dapat diukur untuk menilai kemajuan siswa.

Hal apa saja yang perlu diperhatikan agar tujuan pembelajaran tercapai?
Agar tujuan pembelajaran tercapai, penting untuk mendesain pembelajaran yang interaktif dan menarik, mengadaptasi metode pengajaran sesuai dengan kebutuhan siswa, memberikan umpan balik secara teratur, dan memberdayakan siswa untuk mengembangkan potensi mereka.

Jelaskan apa yang anda ketahui tentang kriteria ketuntasan belajar?
Kriteria ketuntasan belajar adalah standar yang digunakan untuk menilai apakah siswa telah mencapai tingkat pencapaian yang diharapkan dalam suatu mata pelajaran atau bidang pembelajaran tertentu. Kriteria ini membantu mengukur sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Apakah ada peringkat di Kurikulum Merdeka?
Tidak, Kurikulum Merdeka tidak menekankan pada sistem peringkat atau penilaian berdasarkan peringkat. Lebih fokus pada pengembangan potensi siswa melalui KKTP dan evaluasi kriteria pencapaian tujuan pembelajaran.

Siapa yang menentukan KKM di sekolah?
Penentuan KKM biasanya melibatkan tim pengajar atau guru-guru di sekolah, berdasarkan pedoman dan standar yang telah ditetapkan oleh otoritas pendidikan.

Mengapa tidak ada KKM?
Kurikulum Merdeka menggantikan KKM dengan kriteria pencapaian tujuan pembelajaran sebagai pendekatan yang lebih holistik dan inklusif dalam mengukur pencapaian siswa. Dengan demikian, fokus lebih diletakkan pada pengembangan potensi siswa dan pembelajaran yang merdeka.